Senin, 23 Agustus 2010

Anak ASI lebih kebal

Satu lagi informasi tentang Air Susu Ibu (ASI) dikutip dari infosehat.com, semoga bermanfaat

Bukti-bukti bahwa bayi yang mendapat ASI lebih tahan penyakit infeksi tertentu daripada yang minum susu formula memang tak bisa dipungkiri lagi. Apalagi di dalam ASI juga ditemukan berbagai antibodi spesifik yang dapat melawan bakteri dan virus yang sering menyerang saluran pernapasan dan usus bayi. Dari penemuan-penemuan itu, lalu menghubungkan kekebalan bayi ASI terhadap infeksi.

Fakta membuktikan

Dari penelitian yang termuat dalam pediatric journal 1993, terbukti bahwa menyusui eksklusif paling tidak 4 bulan pertama, dapat mengurangi kemungkinan bayi terkena infeksi saluran pencernaan (antara lain diare), infeksi saluran pernapasan, serta infeksi saluran telinga. Hal yang menyebabkan ASI membuat bayi lebih kebal penyakit infeksi :

-

Immunoglobulin

Zat kekebalan tubuh ini banyak ditemukan pada ASI. Konsentrasinya yang tertinggi ditemukan dikolostrum (susu jolong yang keluar pada 3 sampai 5 hari pertama kehidupan bayi). Immunoglobulin yang melindungi bayi dari infeksi telinga, hidung dan tenggorokan itu masih dapat ditemukan di ASI sampai usia setahun.

-

Lactoferin

Lactoferin akan mengikat zat besi, sehingga kuman tidak mendapatkan zat besi yang diperlukannya untuk hidup dan membelah diri. Zat ini juga yang paling banyak terdapat dikolostrum, namun akan tetap ada sepanjang tahun pertama usia bayi.

-

Lysozyme

Lysozyme merupakan zat penting untuk proses pencernaan, berfungsi untuk benteng dari ”bakteri jahat” yang ada di usus halus. ASI mengandung lysozyme 30 kali lebih tinggi dibandingkan susu formula apapun.

-

Bakteri baik

ASI mendorong pertumbuhan bakteri baik, yaitu laktobasilus, yang dapat menekan penyakit yang disebabkan bakteri jahat (seperti E. Coli) serta parasit. Pada bayi ASI, jumlah laktobasilus di dalam ususnya 10 kali lebih banyak dibandingkan dengan bayi susu formula.

-

Faktor alergi

Panelitian membuktikan, penyebab alergi yang ada di susu formula yang berasal dari sapi maupun kedelai, lebih lama berbeda dalam usus bayi (sekitar 60 menit) dibanding dengan ASI. Jadi, kemungkinan munculnya alergi pada anak ASI juga lebih rendah.

Menyadari banyak kelebihan ASI bagi benteng pertahanan tubuh si kecil, jelas tak ada alasan bagi ibu untuk tidak menyusui bayinya. Anda tak ingin si kecil mudah sakit, kan?

Sumber: http://www.info-sehat.com

Doa Lailatul Qadr

Bismillahirahmanirahim

Allahumma innaka 'afuwwun kariimtuhibbul 'afwa fa'fu 'annii

" Ya Allah, Engkau Adalah Maha Pemaaf lagi Maha Mulia. Engkau mencintai ampunan, maka ampunilah dosa-dosaku "


[HR Imam Tirmidzi dan Aisyah]

Minggu, 15 Agustus 2010

BGP dan ASN

Border Gateway Protokol ( BGP )
Border Gateway Protokol (BGP) merupakan salah satu jenis routing protokol yang digunakan untuk
koneksi antar Autonomous System (AS), dan salah satu jenis routing protokol yang banyak digunakan
di ISP besar (Telkomsel) ataupun perbankan. BGP termasuk dalam kategori routing protokol jenis
Exterior Gateway Protokol (EGP).
Dengan adanya EGP, router dapat melakukan pertukaran rute dari dan ke luar jaringan lokal
Auotonomous System (AS). BGP mempunyai skalabilitas yang tinggi karena dapat melayani
pertukaran routing pada beberapa organisasi besar. Oleh karena itu BGP dikenal dengan routing
protokol yang sangat rumit dan kompleks.
Karakteristik BGP
1. Menggunakan algoritma routing distance vektor.Algoritma routing distance vector secara
periodik menyalin table routing dari router ke router. Perubahan table routing di update antar
router yang saling berhubungan pada saat terjadi perubahan topologi.
2. Digunakan antara ISP dengan ISP dan client-client.
3. Digunakan untuk merutekan trafik internet antar autonomous system.
4. BGP adalah Path Vector routing protocol.Dalam proses menentukan rute-rute terbaiknya selalu
mengacu kepada path yang terbaik dan terpilih yang didapatnya dari router BGP yang lainnya.
5. Router BGP membangun dan menjaga koneksi antar-peer menggunakan port nomor 179.
6. Koneksi antar-peer dijaga dengan menggunakan sinyal keepalive secara periodik.
7. Metrik (atribut) untuk menentukan rute terbaik sangat kompleks dan dapat dimodifikasi dengan
fleksibel.
8. BGP memiliki routing table sendiri yang biasanya memuat prefiks-prefiks routing yang
diterimanya dari router BGP lain
Autonomous System (AS)
Autonomous System adalah sekelompok jaringan IP yang di operasikan oleh satu atau beberapa
operator, yang didefinisikan dengan jelas oleh satu kebijakan routing external.
Autonomous System Number (ASN)
AS Publik memiliki nomor global yang unik dan ASN terkait dengan itu. Nomor ini digunakan pada
keduanya dalam pertukaran informasi exterior routing (antara tetangga AS nya). Dan sebagai
pengidentifikasi dari AS itu sendiri.
Ada 2 tipe AS, antara lain :
- Public ASNs
- Private ASNs
Penggunaan ASN Publik
ASN Publik dibutuhkan pada saat AS tersebut melakukan pertukaran informasi routing dengan AS
yang lain pada Publik Internet. Artinya, semua rute yang berasal dari AS terlihat di Internet.
Penggunaan ASN Private
Private ASN digunakan jika AS hanya diperlukan untuk berkomunikasi melalui BGP dalam 1 provider.
Seperti kebijakan routing antar AS dan penyedia tidak akan terlihat di Internet, sebuah ASN private
dapat digunakan untuk tujuan ini.
Internet Assigned Number Authority (IANA) telah memesan AS64512 sampai dengan AS65535 untuk
digunakan sebagai Private ASN
Referensi :
http://www.apnic.net/services/services-apnic-provides/helpdesk/faqs/asn-faqs

Mencegah Kanker Payudara Sejak Dini

Sebuah penelitian memperkirakan 40 % kanker payudara dapat dicegah setiap tahunnya. Jika semua wanita dapat mencegah kanker payudara, maka banyak wanita yang dapat terselamatkan. Menurut Institut Penelitian Kanker di Amerika, kanker payudara dapat dicegah dengan empat hal berikut:

1. Menjaga Berat badan Normal: Mulailah menjaga berat badan karena bila tubuh memiliki banyak lemak, sel lemak akan memproduksi estrogen berlebihan, yang dapat membuat pertumbuhan kanker.

2. Olahraga minimal 30 menit sehari: Olahraga dapat membantu Anda mempertahankan berat badan. Selain itu membuat tubuh Anda lebih sehat dan akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta menjaga kadar hormon yang seimbang.

3. Tidak Minum alkohol: Alkohol menyebabkan kerusakan pada sel-sel, sehingga lebih rentan bagi sang peminum untuk mengidap kanker.

4. Menyusui: Jika Anda memiliki bayi, berikan ASI untuk bayi selama enam bulan. Hal ini bisa mengurangi risiko kanker hingga 60%.

http://www.wolipop.com