Minggu, 15 Agustus 2010

BGP dan ASN

Border Gateway Protokol ( BGP )
Border Gateway Protokol (BGP) merupakan salah satu jenis routing protokol yang digunakan untuk
koneksi antar Autonomous System (AS), dan salah satu jenis routing protokol yang banyak digunakan
di ISP besar (Telkomsel) ataupun perbankan. BGP termasuk dalam kategori routing protokol jenis
Exterior Gateway Protokol (EGP).
Dengan adanya EGP, router dapat melakukan pertukaran rute dari dan ke luar jaringan lokal
Auotonomous System (AS). BGP mempunyai skalabilitas yang tinggi karena dapat melayani
pertukaran routing pada beberapa organisasi besar. Oleh karena itu BGP dikenal dengan routing
protokol yang sangat rumit dan kompleks.
Karakteristik BGP
1. Menggunakan algoritma routing distance vektor.Algoritma routing distance vector secara
periodik menyalin table routing dari router ke router. Perubahan table routing di update antar
router yang saling berhubungan pada saat terjadi perubahan topologi.
2. Digunakan antara ISP dengan ISP dan client-client.
3. Digunakan untuk merutekan trafik internet antar autonomous system.
4. BGP adalah Path Vector routing protocol.Dalam proses menentukan rute-rute terbaiknya selalu
mengacu kepada path yang terbaik dan terpilih yang didapatnya dari router BGP yang lainnya.
5. Router BGP membangun dan menjaga koneksi antar-peer menggunakan port nomor 179.
6. Koneksi antar-peer dijaga dengan menggunakan sinyal keepalive secara periodik.
7. Metrik (atribut) untuk menentukan rute terbaik sangat kompleks dan dapat dimodifikasi dengan
fleksibel.
8. BGP memiliki routing table sendiri yang biasanya memuat prefiks-prefiks routing yang
diterimanya dari router BGP lain
Autonomous System (AS)
Autonomous System adalah sekelompok jaringan IP yang di operasikan oleh satu atau beberapa
operator, yang didefinisikan dengan jelas oleh satu kebijakan routing external.
Autonomous System Number (ASN)
AS Publik memiliki nomor global yang unik dan ASN terkait dengan itu. Nomor ini digunakan pada
keduanya dalam pertukaran informasi exterior routing (antara tetangga AS nya). Dan sebagai
pengidentifikasi dari AS itu sendiri.
Ada 2 tipe AS, antara lain :
- Public ASNs
- Private ASNs
Penggunaan ASN Publik
ASN Publik dibutuhkan pada saat AS tersebut melakukan pertukaran informasi routing dengan AS
yang lain pada Publik Internet. Artinya, semua rute yang berasal dari AS terlihat di Internet.
Penggunaan ASN Private
Private ASN digunakan jika AS hanya diperlukan untuk berkomunikasi melalui BGP dalam 1 provider.
Seperti kebijakan routing antar AS dan penyedia tidak akan terlihat di Internet, sebuah ASN private
dapat digunakan untuk tujuan ini.
Internet Assigned Number Authority (IANA) telah memesan AS64512 sampai dengan AS65535 untuk
digunakan sebagai Private ASN
Referensi :
http://www.apnic.net/services/services-apnic-provides/helpdesk/faqs/asn-faqs

Tidak ada komentar: